PINGGIR — BENGKALIS || inforiauterkini.com — Praktik pengambilan dan pengolahan Crude Palm Oil (CPO) secara ilegal semakin merajalela di wilayah Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Warga melaporkan adanya tiga titik lokasi pengolahan CPO ilegal yang beroperasi secara terang-terangan di sepanjang jalan utama Kecamatan Pinggir, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, di balik beroperasinya praktik ilegal tersebut diduga kuat ada sosok berpengaruh yang disebut dengan inisial Kombes. Sosok ini dinilai terkesan kebal hukum, seolah-olah berada di luar jangkauan penegakan hukum meskipun warga telah melaporkan aktivitas yang mencurigakan dan melanggar aturan tersebut.
Warga menyayangkan kelambanan penindakan, mengingat kegiatan tersebut dilakukan secara terbuka dan dapat dipantau langsung oleh siapa saja. Pihak Kepolisian Sektor Pinggir pun didesak untuk tidak menutup mata dan segera bertindak tegas menindak para pelaku beserta pihak yang diduga melindungi kegiatan ilegal tersebut.
Warga mendesak Kepolisian Resor Bengkalis segera turun ke lokasi, melakukan penyelidikan, dan menindak tegas pelaku pengolahan CPO ilegal beserta jaringannya.
Kapolres Bengkalis menindaklanjuti dugaan perlindungan yang diberikan oleh okum berinisial Kombes yang terkesan kebal hukum.
Agar tidak ada lagi pihak yang merasa memiliki kekuasaan di atas hukum dalam merugikan sumber daya alam dan kepentingan masyarakat luas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi maupun langkah penindakan yang dilakukan terhadap ketiga titik lokasi pengolahan CPO ilegal tersebut.
Laporan: Tim Redaksi inforiauterkini.com













