Terbongkar! Wawan Koordinator Penguras Solar SPBU Lubuk Sakat, Truk Fuso Dimodifikasi Muat 1.000 Liter, Saat Dikonfirmasi Bungkam  

  • Bagikan
Oplus_16908288

LUBUK SAKAT — RIAU || infoRiauterkini.com — Praktik pengurasan BBM bersubsidi di SPBU Pertamina nomor stasiun 14.284.606 Lubuk Sakat terungkap dengan fakta yang sangat mengejutkan. Para pelangsir tidak hanya beroperasi secara terorganisir, tetapi juga telah menyiapkan kendaraan khusus yang dimodifikasi agar mampu mengangkut minyak ilegal dalam jumlah luar biasa besar.

 

Berdasarkan kesaksian dan pantauan langsung di lokasi, seluruh aktivitas dipusatkan oleh Wawan yang bertindak sebagai koordinator. Ia menetapkan aturan sendiri: siapa ingin ambil solar melebihi jatah barcode, wajib bayar tambahan Rp9.500 per liter.

 

Yang lebih mengejutkan lagi terungkap di lapangan, kendaraan yang digunakan — berupa truk jenis Fuso — ternyata telah mengalami modifikasi pada bagian tangkinya secara sengaja. Kapasitas yang seharusnya standar diubah dan diperbesar, sehingga mampu menampung hingga 1.000 liter per tangki. Modifikasi ini bukan sekadar perubahan biasa, melainkan disiapkan khusus untuk memperbanyak muatan minyak bersubsidi yang dikuras dalam sekali pengambilan.

 

Dengan kendaraan yang sudah dimodifikasi demikian, kerugian negara menjadi jauh lebih besar. Pasokan yang seharusnya untuk masyarakat habis diangkut pergi dalam jumlah masif, sementara warga yang benar-benar berhak justru kesulitan mendapatkan solar.

 

Ketika awak media mengonfirmasi langsung kepada Wawan terkait sistem pungutan serta kendaraan yang dimodifikasi tersebut, ia memilih bungkam seribu bahasa dan tidak memberikan penjelasan apa pun. Sikap diam ini justru semakin menguatkan dugaan adanya keterlibatan pihak lain yang melindungi.

 

Warga sekitar pun semakin yakin bahwa jaringan ini tidak berjalan sendirian, melainkan diduga kuat mendapat perlindungan dari oknum Aparat Penegak Hukum. Berani memodifikasi kendaraan, beroperasi terang-terangan, serta tidak takut dikonfirmasi — semua ini memperlihatkan seolah-olah mereka kebal hukum.

 

Warga meminta Pertamina Cabang Riau segera periksa menyeluruh SPBU 14.284.606, usut peran Wawan dan manajemen yang membiarkan.

– Kepolisian turun langsung ke lokasi, amankan truk Fuso yang telah dimodifikasi sebagai barang bukti, telusuri siapa yang mengubahnya dan siapa yang melindunginya.

– Kapolda Riau pastikan tidak ada pihak yang kebal hukum; usut tuntas dugaan keterlibatan oknum yang memberi perlindungan.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pertamina maupun aparat berwenang.

 

Laporan: Tim Redaksi inforiauterkini.com

 

Editor: Andi Rambe
  • Bagikan