Masih Beroperasi Meski Sudah Viral! SPBU KM 5 Tualang Tetap Layani Pelangsir, Pickup L300 Dimodifikasi Muat Ratusan Liter — Warga: Jangan Hanya Pencitraan

  • Bagikan
Oplus_16908288

TUALANG — SIAK — RIAU || inforiauterkini.com — Kasus pelangiran BBM bersubsidi di SPBU KM 5, wilayah Tualang, Kabupaten Siak, ternyata belum berakhir. Meski sebelumnya sudah menjadi sorotan publik dan viral di media sosial, SPBU tersebut diduga masih terus melayani pengisian minyak bersubsidi kepada para pelangsir dengan modus yang kini semakin cerdik.

 

Sebelumnya, SPBU ini telah disorot karena memberikan BBM bersubsidi kepada truk besar dan mobil perusahaan yang sebenarnya tidak berhak mendapatkannya. Kini, terungkap adanya perubahan modus operandi: para pelangsir beralih menggunakan mobil pickup jenis Mitsubishi L300. Yang sangat mencurigakan, tangki pada kendaraan tersebut sengaja telah dimodifikasi sehingga mampu menampung ratusan liter minyak dalam satu kali pengisian — jauh melebihi kapasitas standar kendaraan sejenis.

 

Kendaraan-kendaraan ini terlihat berdatangan ke SPBU, mengisi minyak bersubsidi dalam jumlah besar, lalu membawanya pergi untuk kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Sementara itu, warga masyarakat yang benar-benar berhak dan membutuhkan justru harus menunggu lama dan kesulitan mendapatkan pasokan.

 

Salah satu warga yang sedang antre mengungkapkan kekesalannya melihat para pelangsir justru diprioritaskan oleh petugas SPBU.

 

“Kami dari pagi hingga jelang siang belum juga dapat minyak. Sementara mereka para pelangsir justru diprioritaskan oleh petugas SPBU. Di mana keadilannya? Kami yang benar-benar butuh justru harus mengalah,” ungkap warga tersebut dengan nada kesal.

 

Masyarakat pengguna BBM bersubsidi di sekitar Tualang menyampaikan kekhawatiran sekaligus tuntutan mereka kepada pihak berwenang. Warga meminta kepolisian sekitar Tualang untuk tidak sekadar hadir saat kasus sedang ramai diberitakan, melainkan benar-benar menindak tegas dan konsisten.

 

“Kami berharap ada tindakan nyata dari kepolisian sekitar Tualang. Jangan hanya pencitraan semata saat ada kamera dan saat sedang viral, tapi setelah itu kembali menutup mata. Kami butuh BBM bersubsidi sampai ke rakyat kecil, bukan dikuras lagi oleh para pelangsir,” tambahnya.

 

Warga juga meminta Pertamina Cabang Riau untuk memeriksa ketat pengelolaan di SPBU KM 5 Tualang. Jika terbukti sengaja melayani pelangsir dan kendaraan yang dimodifikasi, harus ada sanksi tegas. BBM bersubsidi adalah hak seluruh masyarakat, bukan ladang keuntungan bagi segelintir orang.

 

inforiauterkini.com akan terus memantau perkembangan kasus ini.

Red…

Editor: Andi Rambe
  • Bagikan