BENGKALIS — SIAK KECIL — Keberadaan tempat billiard bernama Brother Strike yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau, kini menuai sorotan tajam dari masyarakat. Tempat yang diduga dimiliki oleh seseorang bernama Bastian ini disinyalir bukan sekadar tempat bermain billiard, melainkan dijadikan lokasi penyelenggaraan perjudian yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi inforiauterkini.com, tempat tersebut sering dikunjungi sekelompok orang pada siang maupun malam hari. Warga sekitar mengaku khawatir karena aktivitas di dalamnya terkesan tertutup dan dijaga ketat, serta sering terdengar suara transaksi uang dalam jumlah besar yang diduga berkaitan dengan taruhan.
“Banyak orang datang berkelompok, tidak hanya untuk main billiard. Sering terjadi taruhan besar, dan pintu sering ditutup rapat saat ada aktivitas tertentu. Kami khawatir hal ini meresahkan lingkungan dan memicu permasalahan sosial,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Selasa (01/09/2026).
Warga juga mempertanyakan legalitas izin operasional tempat tersebut. Diduga kuat tempat ini tidak memiliki izin yang lengkap, atau izin yang ada disalahgunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum. Selain itu, keberadaan tempat ini dikhawatirkan berdampak buruk bagi generasi muda di sekitar lingkungan tersebut.
Masyarakat setempat meminta kepada Kepolisian Resor Bengkalis, Kepolisian Sektor Siak Kecil, serta Pemerintah Kecamatan Siak Kecil untuk segera melakukan pengecekan dan penindakan tegas terhadap dugaan kegiatan perjudian tersebut. Warga berharap pihak berwenang dapat, Melakukan razia dan pemeriksaan mendalam terhadap aktivitas di tempat Brother Strike,Memeriksa kelengkapan izin operasional tempat usaha,Memproses secara hukum pemilik dan pihak yang terlibat apabila terbukti melakukan perjudian, Memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.
Redaksi inforiauterkini.com ,telah berupaya menghubungi pihak pengelola dan pemilik tempat, Bastian, untuk mendapatkan tanggapan dan penjelasan terkait dugaan tersebut, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan jawaban. Kami juga meminta keterangan resmi dari pihak Kepolisian Sektor Siak Kecil terkait informasi tersebut.
Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan tanggapan dari pihak terkait apabila telah diterima. RED..













