SIAK || Kota Perawang, Kabupaten Siak diselimuti kabut asap pada Selasa pagi, 23 Agustus 2026. Kondisi ini menyebabkan jarak pandang di sejumlah ruas jalan menjadi terbatas.
Berdasarkan informasi di lapangan, kabut asap tersebut diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah tetangga yang terbawa angin ke Kota Perawang.
Kabut asap tebal terpantau sejak pukul 06.00 WIB dan membuat aktivitas warga serta pengguna jalan terganggu. Kepulan asap juga menimbulkan bau menyengat dan menurunkan kualitas udara.
Imbauan Kepada Masyarakat,Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, Pengguna Jalan Menyalakan lampu kendaraan, mengurangi kecepatan, dan menjaga jarak aman karena jarak pandang terbatas
Juga menjaga Kesehatan Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna menghindari gangguan saluran pernapasan
Kelompok Rentan Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita ISPA disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan
Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kabut asap. Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan titik api baru kepada BPBD Kabupaten Siak atau Call Center 112.
Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar.













