Inforiauterkini.com – Hari Buruh Internasional atau “May Day” kembali diperingati hari ini, Jumat 1 Mei 2026 di seluruh penjuru negeri, tak terkecuali di pusat-pusat industri kota-kota besar hingga pelosok nusantara. Namun, bagi kami di meja redaksi Utusan Rakyat inforiauterkini.com momentum ini bukan sekadar seremoni turun ke jalan atau sekumpulan tuntutan di atas spanduk. Lebih dari itu, 1 Mei adalah cermin bagi kita untuk melihat sejauh mana martabat manusia dihargai di dalam rantai produksi nasional. 3/01/2026
Sebagai media yang terus memantau dinamika regional dan nasional, kami melihat buruh adalah jantung dari setiap pertumbuhan ekonomi yang kita banggakan. Dari pekerja pabrik, kurir logistik yang memastikan paket sampai ke pintu rumah, hingga buruh tani di perkebunan, mereka adalah pilar keberadaan kita hari ini. Pemerintah: Regulator Sekaligus Pelindung
Peran pemerintah sangat diharapkan untuk tidak hanya menjadi penengah, tetapi sebagai pelindung keberlangsungan hidup para buruh. Kebijakan yang lahir harus mampu menyeimbangkan investasi dengan perlindungan sosial. Kita tidak ingin melihat buruh hanya dianggap sebagai angka-angka dalam statistik pertumbuhan GDP, sementara di sisi lain, kepastian kerja mereka tergerus oleh ketidakpastian regulasi. Pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa keberlanjutan industri tidak dibayar dengan keringat yang tidak dihargai.













